Reader Comments

Agen S128 Judi Sabung Ayam Uang Asli

by Xavier Scobie (2018-12-30)


Agen S128 (https://s128.site).SITE SEBAGAI SITUS RESMI SABUNG AYAM FILIPINA

S128.Site Sebagai Laman Legal Sabung Ayam Filipina , Sabung Ayam Merupakan Aktivitas Mengadukan Kedua Ayam Jantan di Dalam 1 Gelanggang.

Kesibukan Sabung Ayam ini telah lama muncul sejak jaman kuno , Bisa diperkirakan Istiadat ini telah ada Sejak Sebelum Masehi.

Permainan Adu Ayam Melibatkan Dua Ayam Jantan yang dilatih dengan bagus sehingga dapat memenangkan pertarungan ,  Permainan senantiasa melibatkan sebuah \"taruhan\".

SEJARAH SABUNG AYAM DI INDONESIA
Permainan Sabung Ayam di Indonesia sebenarnya bukanlah hiburan semata bagi masyarakat, tapi adalah sebuah cerita kehidupan baik sosial, adat istiadat ataupun politik.

Lantas Seperti apakah skor Aktivitas Sabung Ayam Berdasarkan Masing - Masing Kawasan ?

SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU JAWA
Permainan Sabung Ayam di pulau Jawa datang dari folklore (narasi rakyat) Cindelaras yang mempunyai ayam sakti serta diundang oleh raja Jenggala, Raden Putra untuk mengadu ayam. Ayam Cindelaras diadu dengan ayam Raden Putra dengan satu persyaratan, seandainya ayam Cindelaras keok karenanya ia bersedia kepalanya dipancung, tapi jika ayamnya menang jadi 1/2 kekayaan Raden Putra jadi punya Cindelaras. Dua ekor ayam itu bertanding dengan gagah berani. Tapi dalam sekejap, ayam Cindelaras sukses menaklukkan ayam sang Raja. Sebagian pemirsa bersorak sorai mengelu-elukan Cindelaras serta ayamnya. Pada kesudahannya raja mengaku kedahsyatan ayam Cindelaras serta tahu apabila Cindelaras tidak lainnya adalah putranya sendiri yang lahir dari permaisurinya yang terbuang karena iri iri sang selir.

SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU BALI
Riwayat Sabung di Pulau Bali permainan sabung ayam disebut Tajen. Tajen berasal-usulan dari tabuh rah, salah satunya yadnya (upacara) dalam penduduk Hindu di Bali. Arahnya mulia, adalah mengharmoniskan jalinan manusia dengan bhuana agung. Yadnya ini rentetan dari upacara yang sarananya mengaplikasikan binatang kurban, seperti ayam, babi, itik, kerbau, serta sebagian type hewan peliharaan lainnya. Persembahan itu dilaksanakan melewati metode nyambleh (leher kurban dipotong setelah dimanterai). Awal mulanya juga dikerjakan ngider serta perang sata dengan perlengkapan kemiri, telur, serta kelapa. Perang sata adalah pertempuran ayam dalam serangkaian kurban suci yang dijalankan tiga partai (telung perahatan), yang melambangkan penciptaan, pemeliharaan, serta pembinasaan dunia. Perang sata yakni lambang pengorbanan hidup

Budaya ini telah lama ada, malah juga semenjak jaman Majapahit. Waktu itu menggunakan arti menetak gulu ayam. Pada alhasil tabuh rah merembet ke Bali yang bermula dari pelarian beberapa orang Majapahit, perihal tahun 1200.

Sama dengan beberapa kesibukan lainnya yang dilaksanakan penduduk Bali dalam mengerjakan ritual, terutama yang berkaitan dengan penguasa jagad, tabuh rah memiliki dasar yang bertumpu pada dasar sastra. Tabuh rah yang tak jarang diadakan dalam serangkaian upacara Butha Yad-nya juga banyak dimaksud dalam sebagian lontar.


Sejarah sabung ayam di pulau bali
Misalnya, dalam lontar Siwa Tattwapurana yang diantaranya mengatakan, dalam tilem kesanga (waktu bulan benar-benar tak tampak pada bulan ke-9 penanggalan Bali). Bathara Siwa membuat yoga, waktu itu kewajiban manusia di bumi memberikan persembahan, lalu diselenggarakan pertempuran ayam serta dijalankan Nyepi satu hari. Yang diberikan kurban adalah Sang Dasa Saat Bumi, sebab apabila tidak, celakalah manusia di bumi ini.

Sedang dalam lontar Yadnya Prakerti diterangkan, pada dikala hari raya diselenggarakan pertempuran suci contohnya pada bulan kesanga patutlah membuat pertempuran ayam tiga sehet dengan perlengkapan upakara. Bukti tabuh rah adalah serangkaian dalam upacara Bhuta Yadnya di Bali sejak jaman purba ikut serta didasarkan dari Prasasti Batur Abang I tahun 933 Saka serta Prasati Batuan tahun 944 Saka.

SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU SULAWESI
Dalam kebudayaan Bugis sendiri sabung ayam adalah kebudayaan sudah merekat lama. Menurut M Farid W Makkulau, Manu’(Bugis) atau Jangang (Makassar) yang bermakna ayam, yaitu kata yang begitu lekat dalam kehidupan penduduk Bugis Makassar. Gilbert Hamonic mengatakan apabila tradisi bugis kental dengan mitologi ayam. Sampai Raja Gowa XVI, I Mallombasi Daeng Mattawang Sultan Hasanuddin, digelari "Haaantjes van het Oosten" yang bermakna "Ayam Jantan dari Timur.

Dalam kitab La Galigo dikisahkan bila tokoh penting dalam epik mitik itu, Sawerigading, kesukaannya menyabung ayam. Dulu, orang tak disebut pemberani (to-barani) kalau tak mempunyai rutinitas minum minuman memabukkan (angnginung ballo), judi (abbotoro’), serta massaung manu’ (beradu ayam), serta untuk mengatakan keberanian orang itu, umumnya dibanding atau diasumsikan dengan ayam jantan amat berani di kampungnya (di negerinya), seperti "Buleng – bulengna Mangasa, Korona Mannongkoki, Barumbunna Pa’la’lakkang, Buluarana Teko, Campagana Ilagaruda (Galesong), Bakka Lolona Sawitto, dan lain-lain. Ketidakhadiran perihal semacam itu penting yang sedikit disibak dalam buku riwayat merupakan bukti sekiranya permulaan pertikaian serta perang pada dua negara adidaya, penguasa semenanjung barat serta timur jazirah Sulawesi Selatan, Kerajaan Gowa serta Bone dengan dimulai "Massaung Manu". (Manu Bakkana Bone Versus Jangang Ejana Gowa).


Sejarah sabung ayam di pulau Sulawesi
Pada tahun 1562, Raja Gowa X, I Mariogau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipalangga Ulaweng (1548 – 1565) membuat kunjungan sah ke Kerajaan Bone serta diterima menjadi tamu negara. Walhasil tetamu negara itu disemarakkan dengan acara ’massaung manu’. Oleh Raja Gowa, Daeng Bonto ajak Raja Bone La Tenrirawe Bongkange’ bertaruh dalam sabung ayam itu. Taruhan Raja Gowa 100 katie emas, tengah Raja Bone sendiri mempertaruhkan segala orang Panyula (satu kampong). Sabung ayam pada dua raja penguasa semenanjung timur serta barat ini bukan sabung ayam lazim, tapi pertandingan kesaktian serta kharisma. Kancah, Ayam sabungan Gowa yang berwarna merah (Jangang Ejana Gowa) mati terbunuh oleh ayam sabungan Bone (Manu Bakkana Bone).

Kematian ayam sabungan Raja Gowa ialah kejadian kekalahan kesaktian serta kharisma Raja Gowa oleh Raja Bone, sampai Raja Gowa Daeng Bonto terasa terpukul serta malu. Tragedi ini dilihat menjadi peristiwa siri’ oleh Kerajaan Gowa. Di lainnya pihak, kemenangan Manu Bakkana Bone tempatkan Kerajaan Bone dalam daerah psikis yang kuat pada kerajaan – kerajaan kecil yang terdapat di sekelilingnya. Efek positifnya, tidak lama sesudah momen sabung ayam itu langsung kerajaan – kerajaan kecil di tentang Kerajaan Bone mengatakan diri masuk tanpa atau dengan desakan militer, seperti Kancah Ale, Awo, Teko, dan negeri Tellu Limpoe

CARA MENDAFTAR PERMAINAN SABUNG AYAM S128
Untuk Mendaftar Permainan Sabung Ayam Online di S128 , Sangatlah gampang anda hanya perlu menghubungi  Customer Service kami yang online tiap-tiap hari 7 x 24 Jam , dan mengerjakan konfirmasi pendaftaran sehingga anda menerima user id Sah Dari Filipina.

Pendaftaran utama Dari Memperoleh merupakan anda memiliki data nama rekening , nomor rekening , dan nomor telepon yang bisa dihubungi sehingga kami dapat memberikan kabar berhubungan deposit & withdraw dan Update Promo terkini kami.

Untuk Langsung Bantuan Dari Customer Service S128 , Anda bisa klik gambar dibawah ini kami siap membantu anda sekiranya anda mengalami kesulitan.